Mengimani Punk dan Ucok

“Saya kenal baik dengan Ucok dari Homicide, dia adalah penulis yang rajin,” cerita Taufiq Rahman pemilik label dan penerbit Elevation, saat diwawancarai oleh Whiteboard Journal. Pada wawancara itu pula ia menceritakan mengenai debut kumpulan tulisan Herry Sutresna atawa sering dipanggil Ucok. Buku itu berjudul Setelah Boombox Usai Menyalak.

Taufiq mendedahkan, hanya butuh waktu satu bulan hingga naskah kumpulan tulisan musik paling ramai dibicarakan itu (setidaknya bagi saya), siap dicetak. Itu karena Ucok memiliki banyak arsip tulisan sehingga Taufiq hanya perlu melakukan kurasi dan penyuntingan aksara. Taufiq pun masih melanjutkan cerita, “Dan, layaknya apapun yang dirilis Ucok, excitement-nya selalu tinggi. Kalau Anda mengalami bagaimana orang mengantisipasi rilisan Ucok, itu sering tidak masuk akal.”

Continue reading “Mengimani Punk dan Ucok”